Terengganu, Malaysia – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama akademik, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di tingkat internasional. Penandatanganan MoU dilaksanakan di Glass Hall, Bangunan Canselori UniSZA, pada Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam hubungan kelembagaan antara UMSU dan UniSZA yang selama beberapa tahun terakhir telah menjalin komunikasi dan kolaborasi dalam berbagai bidang akademik. Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh pimpinan kedua universitas, dosen, peneliti, serta mitra strategis yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan kerja sama antarperguruan tinggi serumpun.
Acara diawali dengan kedatangan para tamu dan mitra strategis, kemudian dilanjutkan dengan kehadiran pimpinan kedua institusi, yaitu Deputy Vice Canselor UniSZA. Prof. TS. Dr. Shukor Bin Abd Razak, dan Rektor UMSU, YBhg. Prof. Dr. Akrim, M.Pd.
Dalam sambutannya, Vice Canselor UniSZA menyampaikan apresiasi atas terjalinnya hubungan yang semakin erat antara UniSZA dan UMSU. Beliau menegaskan bahwa kerja sama antaruniversitas di kawasan Asia Tenggara memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas jaringan penelitian, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Sementara itu, Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari komitmen UMSU untuk terus memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi global. Menurutnya, hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia memiliki potensi besar untuk menghasilkan berbagai program yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan umat.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding antara UniSZA dan UMSU yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Kesepakatan ini mencakup berbagai bidang kerja sama, antara lain pertukaran akademik, penelitian bersama, publikasi ilmiah, mobilitas mahasiswa dan dosen, pengembangan kurikulum, serta berbagai kegiatan ilmiah lainnya yang mendukung internasionalisasi kedua institusi.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan dan penghormatan antara kedua universitas, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Kerja sama yang terjalin antara UMSU dan UniSZA diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga mampu mendorong lahirnya berbagai program inovatif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa sekaligus memperluas kontribusi kedua institusi dalam menjawab tantangan global.
Penandatanganan MoU ini juga menjadi pembuka bagi rangkaian agenda akademik lainnya yang melibatkan delegasi UMSU dan UniSZA, termasuk Kolokium Falak dan Kontemporari Islam, mesyuarat kerja sama program akademik falak, serta lawatan ilmiah ke Balai Cerap KUSZA di bawah pengelolaan ESERI UniSZA.
Melalui penandatanganan MoU ini, UMSU dan UniSZA menegaskan komitmen bersama untuk membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan, produktif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta peradaban Islam di tingkat regional maupun internasional.


