Program Studi Ilmu Falak Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU) kembali menunjukkan partisipasi aktif dalam forum akademik nasional melalui kehadiran dosen Ilmu Falak pada kegiatan Halaqah Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, Kamis, 27 Zulkaidah 1447 H / 14 Mei 2026.
Dosen Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU yang turut menghadiri kegiatan tersebut ialah Muhammad Hidayat, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU, serta Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar, M.A., selaku dosen Ilmu Falak dan Kepala Observatorium Ilmu Falak UMSU. Kehadiran keduanya menjadi bentuk kontribusi akademik dan partisipasi aktif Prodi Ilmu Falak FAI UMSU dalam mendukung pengembangan Kalender Hijriah Global Tunggal di lingkungan Muhammadiyah maupun dunia Islam secara luas.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung AR Fachruddin Fakultas Kedokteran Kampus 4 UAD ini mengangkat tema “Tantangan dan Peluang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) ke Depan”. Halaqah tersebut menjadi ruang ilmiah strategis yang mempertemukan tokoh Muhammadiyah, akademisi, peneliti, dan pakar ilmu falak dari berbagai daerah untuk membahas arah pengembangan kalender Hijriah global pasca implementasi 1447 H.
Acara dibuka dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Yusuf Ramadan, dilanjutkan laporan ketua panitia oleh H. Rahmadi W.S., Lc., M.A., M.Hum., sambutan Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag., serta sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan Prof. Dr. H. Muchlas, M.T. Dalam sesi keynote speech, Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, M.A. menyampaikan materi bertajuk “Arah Pengembangan KHGT Pasca Implementasi 1447 H” yang menjadi perhatian utama dalam perkembangan kalender Islam global saat ini.
Selain sesi pleno, kegiatan juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang terbagi ke dalam beberapa kelompok diskusi. Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan dan penyusunan rekomendasi terkait tantangan implementasi Kalender Hijriah Global Tunggal di masa mendatang. Para peserta turut mendiskusikan aspek astronomi, fikih, sosial, hingga dinamika penerimaan masyarakat terhadap penyatuan kalender Hijriah secara internasional.
Menariknya, halaqah ini juga menghadirkan ceramah umum bertema “Pemanfaatan AI, Sosial Media, dan Dinamika Publik di Dunia Digital tentang KHGT: Evaluasi dan Saran” yang disampaikan oleh Ismail Fahmi, Ph.D., Founder Drone Emprit sekaligus Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah. Materi tersebut memberikan wawasan baru mengenai peran teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam penyebaran informasi dan edukasi terkait Kalender Hijriah Global Tunggal.
Melalui kegiatan ini diharapkan semakin tumbuh semangat kolaborasi, pengembangan riset, serta penguatan jaringan akademik dalam bidang astronomi Islam dan kalender Hijriah global di lingkungan Program Studi Ilmu Falak FAI UMSU.


